Ahh, hari ini aku sedang ingin mempost banyak :P. Yah, kuakui, memang isinya ditulis di rumah, supaya tenang, lagipula memang tidak bisa lama-lama sekarang online diwarnet. Kalau mau online di rumah, kabelnya belum ada.
Oh, siapa sih yang bilang “jatuh cinta berjuta rasanya”? Malah sampai dijadiin lagu. Ahh, biarpun ga ngitung satu-satu sehingga yakin berapa jumlah rasa saat jatuh cinta, ya…memangnya saya ga ada kerjaan :P, tapi yakin deh, ga nyampe sejuta rasanya *ditimpuks gara-gara ngomong ga jelas*
Hmm, berapa kali ya aku menulis kata ‘jatuh cinta’, baik diblog ini maupun di comment di blog orang lain? Apa aku sedang jatuh cinta?
Oke, kita asumsikan saja ya.
Aku pernah membicarakan ini dengan Dinie, via SMS, sambil becanda lah XP. Dan, berdasarkan hasil pengamatan dan pemikiran kami *yang rata-rata memang tidak bisa berpikir dengan benar* *dikemplang Dinie*, didapatlah hasil sebagai berikut:
Orang jatuh cinta itu akan terkena penyakit yang disebut penyakit Demam Malarindu.
Penyebab: Cuma satu, yaitu rindu. Baik rindu sama traktirannya, rindu suasana romantisnya, terlebih lagi rindu sama orangnya. Pokoknya hal-hal yang menyebabkan rindu yang sangat mendalam.
Gejala yang tampak: susah tidur, napsu makan menurun, atau malah bertambah, pipi mudah merah, mudah melamun *yang berakibat mudah jatuh atau mudah nabrak tembok XD*.
Gejala lanjutan pasca Malarindu: sesak napas, pikiran tak tenang disertai halusinasi, kecanduan terhadap kafein, baik karena memang suka maupun supaya waktu tidur jadi lebih pendek.
Obat: dapat diperoleh dari si penebar demam, mintalah pertanggungjawabannya :-“.
Efek lanjutan: Pulsa semakin cepat berkurang, heheheh...
Hihihi, jatuh cinta sekilas ga ada gunanya. Ya iyalah, apalagi yang tidak mengerti dan menganggapnya sebagai penderitaan. Yang pengen langsing, pasti kesel, soalnya pengen makan terus, heheheh, sebaliknya, yang pengen menaikkan berat badan, malah kehilangan napsu makan. Itu kejadian paling apesnya. Ya sukur-sukur kalau ternyata yang terjadi adalah yang sesuai dengan harapan. Yang pengen gemuk, napsu makannya meningkat, yang pengen kurus, jadi ga ngiler menatap es krim tiga tingkat :-“.
Tapi bagi yang mengerti dan mampu menyikapinya dengan baik, jatuh cinta itu anugerah. Anugerah apa itu, ya entahlah, karena saya juga tidak begitu paham, dan tidak merasa menyikapinya dengan baik.
Tapi ada rasa positif yang bisa didapatkan, terutama oleh yang mengerti, yaitu rasa bahagia, dan akan memicu perilaku-perilaku yang sdebagian besar baik, seperti jadi terpacu untuk menjadi lebih baik, entah untuk mengimbangi sang pujaan hati, atau supaya bisa menarik perhatiannya.
Ya, ini cuma tulisan iseng saya saja, yang butuh tempat untuk mencurahkan dalam kata-kata.
Labels: Me
0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home