<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/33206210?origin\x3dhttp://lilyendadays.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Friday, March 27, 2009

Seperti yang bisa dilihat, saya sudah memelihara banyak blog selama tiga tahun terakhir ini. Blog ini adalah blog pertama saya, dan sejak tahun 2008 saya mulai menambah membuat blog-blog baru/join dengan blog-blog komunitas tertentu, dan blog-blog tersebut mempunyai tujuan spesifik masing-masing akhirnya. Di post ini akan dijelaskan pembagian fungsi/tujuan setiap blog.

Lily.en.da.days

Ini adalah blog default saya. Blog pertama saya yang sudah ada sejak Agustus 2005 kalau tidak salah. Di dalamnya terdapat berbagai jenis post, kegiatan sehari-hari, lirik, cerita, curhatan, tips, pokoknya semua hal yang terjadi di kehidupan saya, kemungkinan ada di sini.
Scribbled Notes Blog ini pada umumnya berisi catatan. Baik catatan buatan saya sendiri maupun kopian (dengan izin/disclaimer). Di dalamnya terdapat catatan pelajaran/kuliah saya, fanfiction yang pernah saya tulis, tulisan NaNoWrimo saya, tips/saran dalam hal CODE writing atau hal-hal yang berhubungan dengan net lainnya.
Cerulean Snowflakes Blog yang ini berisi progress saya di dunia fanfiction. Baik menuis maupun membaca. Juga pendapat saya mengenai fandom-fandom yang saya ikuti atau mengenai fic karya orang lain. Terkadang memuat random fact yang melintas seenaknya di benak saya :P.
second.hand.of.time ++ to give second chance to someone you love Berisi progress saya di dunia RPG tulis. Awalnya berisi post-post salah satu character original saya, Arianne Ravell. Tapi berhubung saya sibuk, dan Arianne vakum, jadilah blog ini vakum. Skinnya adalah Severus Snape yang memandang ke dalam Cermin Tarsah, yang merefleksikan bayangan Lily Evans. Hal ini menunjukkan bahwa hasrat/ambisi terbesar Severus adalah Lily. Hiks, so sweet... Ga ada maksud apa-apa sih masang skin ini, suka aja. Ga rela kayaknya kalau ga dipake :P. Mungkin di kemudian hari akan diisi dengan post-post RPGnya Lily Evans, kalau saya ada waktu.
Potion Cauldron Blog ramuannya Profesor Slughorn. Entah bagaimana caranya, saya akhirnya dikutuk memerankan tokoh ini di forum RPG IndoHogwarts, dan untuk melancarkan peran saya saya membuat blog ini. Isinya sebagian fiktif atau hasil kreasi member-member IndoHogwarts, sebagian lagi berasal dari situs-situs Harry Potter/buku-buku Harry Potter, dan juga situs-situs lain yang berhubungan yang tersebar di seluruh dunia. Err, inget deh, waktu voting dulu saya mengajukan diri jadi guru ramuan, wakakak *dipentung* This blog is my baby~ xixixi...
.:tempat ngumpulnya Harry Potter Mania Bandung:. Blog untuk para Harry Potter Mania yang berdomisili di Bandung. Dibuat oleh Ambudaff dan diprakarsai oleh member-member situs Harry Potter Indonesia, sering kumpul-kumpul dan mengadakan kegiatan bersama-sama, dari yang berhubungan dengan Harry Potter sampai masalah ga jelas seperti belanja baju ke FO atau nonton film di bioskop :P. Entah bagaimana, semenjak saya ga aktif mengepost, blog ini ikutan vakum. Huhu, begitulah kalo orang keren cuti... *dikeroyok*
Indonesia Hogwarts Bentukan forum RPG IndoHogwarts. Isinya semua yang berhubungan dengan forum tersebut. Err, bingung mau ngejelasin apa karena saya sendiri jarang berpartisipasi ngepost di sana.

Labels: ,



+ Lily @ 9:54 am 0 Comments

_________

Sunday, March 08, 2009

Beberapa bulan belakangan ini, dengan sedih kukatakan, tidak berjalan mulus. But that's the way of life, I guess, so I can't really protest against it. There will always bumps and holes waiting for us.

Hal ini tidak akan terlalu buruk kalau cuma mempengaruhiku. Sayangnya, hidup kita selalu berkaitan satu sama lain, tak terkecuali milikku. Bahkan milikku. Melalui post ini, aku ingin menyampaikan beberapa hal yang terkadang, atau bahkan selalu terlintas di benakku menilik keadaanku yang sekarang.

For IH's Staffs and members,
Aku ingin minta maaf untuk semua kelalaian yang pernah kuperbuat. Yes, we humans aren't perfect, but we can try to be almost perfect if we put enough efforts to the tasks we do. Kuakui bahwa usahaku tidaklah maksimal di banyak kesempatan. Terlalu banyak pengalih perhatian dan kegiatan lain yang menyita perhatian, sehingga terkadang apa yang kulakukan untuk IH seringkali tidak maksimal.

Dalam beberapa kesempatan, mungkin dengan bangga bisa kukatakan kalau aku bisa menyumbangkan sedikit... jasa berkaitan dengan kejadian-kejadian mendadak dan kebetulan, terutama di bulan-bulan awal berdirinya IH. Meskipun harus diakui bahwa pada saat itu kegiatanku jauh lebih senggang, dan dorongan adrenalin, juga faktor-faktor lain menyebabkan dapat dikeluarkannya kemampuan terbaik seseorang (tidaklah sering seseorang bisa menulis 20 post dalam 4-5 karakter yang jauh berbeda, semuanya dalam jangka waktu beberapa jam, ya kan? Atau membuat keputusan dalam waktu beberapa detik, padahal pada saat biasa, mungkin waktu berhari-hari pun belum tentu hal tersebut bisa diputuskan).

Kuakui pula, bahwa seringkali tugas penjalanan chara, dan tugas membuka dan menjalankan kelas, seringkali terlalaikan, terutama dua-tiga term terakhir ini. Pembelaan yang bisa kulakukan hanyalah bahwa aku selalu merencanakan setiap langkah yang kulakukan, dan begitu aku "foresee" (What's the Indonesian for foresee? Menerawang? Lol) bahwa aku akan mengalami kesibukan, aku sudah berusaha mengantisipasinya dengan membuat sistem asisten, dan blog dimana bisa digunakan sebagai pengganti pengajar.

Sangat sulit mengantisipasi penjalanan chara, sampai saat ini belum kutemukan solusi yang benar-benar tepat, dan karena chara-chara canon yang kupegang sama sekali sudah bukan chara aktif lagi, jadi secara tidak langsung (kuasumsikan secara alami) chara itu dipegang/dicover oleh salah satu staff. Salah bagiku untuk bergantung pada kalian, tapi seperti yang diketahui secara luas, penulisan sebuah post memerlukan konsentrasi, waktu, ide, dan pikiran yang cukup jernih. Katakan saja bahwa aku sama sekali tidak memenuhi kriteria itu di banyak kesempatan beberapa term ini.

Semua kelalaianku adalah tanggung jawabku, dan aku tidak menyalahkan bila beberapa (atau semua?) menyalahkan, memandang sinis, atau apapun istilahnya, padaku karena sekian banyak kesalahan dan kelalaianku itu. Cukup ketahui ini: aku cinta Harry Potter (universe), membaca, menulis, dan aku cinta kalian semua (in sisterly/brotherly/friendly way), cukup untuk tetap bersama kalian sejak awal mula, hingga sekarang.

For HPI's staffs and members,
Sangat jelas bahwa dua-tiga bulan di tahun 2008 (April-Juni sepertinya ya?) aku melalaikan tugasku. Dan baru setelah itu, setelah ditanyai dua-tiga orang mods, baru aku mengakui bahwa aku sibuk dan tidak bisa menjalankan tugas, lalu meminta cuti. Aku punya feeling bahwa kesibukanku ini tidak akan berlangsung sebentar, dan lebih cenderung berkesinambungan, akan terus berlanjut sampai aku menemukan cara mengantisipasinya. Dengan dasar itu aku meminta namaku dicabut dari daftar mods, tapi ternyata sampai sekarang namaku masih terpampang.

Bagiku masih menjadi sebuah pernyataan tak terjawab, kenapa namaku (well, nickname, username, whatever) masih terpampang di sana, sementara sudah ada mods yang dengan baik hati mau meng-cover tugasku sampai sekarang, dan sejak aku absen, sampai sekarang, aku sama sekali tidak mengunjungi HPI secara layak.

Beberapa kali member mengunjungi blog ini (maupun via ym), bertanya kapan aku kembali, itu adalah hal yang menyenangkan, mengetahui bahwa aku dirindukan, berapapun persentasenya. Well, I can't tell you exactly when I'll return (or most likely, if I'll return, but let's hope that's not the case) to HPI, but I can tell you that I thank you, all of you for everything you've gave me. I terribly sorry for my absence, but it's needed.

For Fanficcers @ Fanfiction.Net and my WIP fanfictions,
Wakakak, ya, ya, itu semua salahku, kalau aku "moody"-an. Aku tidak bisa menulis (atau melakukan apapun yang membutuhkan konsentrasi, sebenarnya) ketika aku sedang tidak mood. Mungkin orang-orang bilang, hal itu bisa dilatih. Yeah, itu mungkin benar, tapi seberapa terlatihnya pun aku, mood akan tetap mempengaruhi hasil kerjaku meskipun cuma sedikit.

Buat betaku tersayang, Julia, selamat bersusah-susah membaca belasan chapter FFku, hihihi. Jangan memaksakan diri dan tetap utamakan tugas-tugas utamamu. Sayang sekali aku melum menulis chapter berikutnya. Sudah ditulis sih, tapi baru dua-tiga paragraf, yang pastinya tidak memenuhi standarku sebagai fanfic. Jadi... sepertinya dirimu juga harus sabar menunggu :P.

Untuk whoever-you-are-that-nagging-me-for-my-maximum-ride-fanfics, sabarlah Bung/Jeng :D. Bukan cuma Anda-anda sekalian yang kesel dengan apdetanku yang lambret, aku juga kesel XD. Untuk Bleklip-yang-gigit-jari-tiap-kali-liat-Jasper-Whitlock-kupeluk-peluk *digebuk pake firebolt* sabar juga yah buat FF Jaspernya, sepertinya dirimu harus menunggu lebih lama. Biarpun ini cuma one-shot (rencananya) tapi aku merencanakan untuk menulis long one-shot, dan jelas pada saat menulis FF Jasper, aku ga mau sembarangan~ Mari berdoa aku bisa menulis sesuatu yang bagus, yay X3.

Seperti yang sudah kubilang, aku cinta menulis, jadi cepat atau lambat semuanya pasti akan kuselesaikan, hanya saja kapan, aku tidak tahu. Semoga saya semuanya bisa cepat terselesaikan.

For a container of Vanilla-Chocolate-and-Strawberry Ice Cream in the freezer,
Sabar ya, aku juga sudah tidak sabar untuk memakanmu, hiks.... Tapi gigiku tak mau berkompromi. Selain tidak bisa digunakan mengunyah makanan sama sekali, mereka juga ngilu kalau bertemu dengan yang kelewat dingin sepertimu. Tunggulah beberapa hari, dan aku akan mencicipimu. Kalau kau tidak terlalu dingin untuk geligiku, aku tentu saja akan menikmati, dan bahkan menghabiskanmu, kalau bisa. Jangan berkecil hati dan kecewa, yang mengalami nasib ini bukan cuma kau. Nasi di Magic Jar, Tumis Kangkung , Sayur Sop dan Sambal Goreng Tempe di dalam tudung saji juga bernasib sama. Well, Nasi tidak keras sih, tapi dia kecil-kecil dan lengket, jadi sama sekali tidak bersahabat buatku.

Darn teeth braces -_-.

For myself, who really want to get married to Phantom Thief Skye X3,
Rintangan entah bagaimana selalu ada, tapi begitulah hidup, begitu masalah yang satu selesai, akan muncul masalah yang lain, baik lebih mudah maupun lebih sulit. Tapi percayalah, Tuhan tidak akan memberikan masalah, cobaan, apapun sebutanmu, untuk umatnya yang lebih daripada kemampuan yang bersangkutan. Jadi apapun yang terjadi, tetaplah tenang, karena semua pasti ada jalan keluarnya. Satu masalah yang memacu jantung bukan berarti akhir dunia. Akhir hidupmu sih mungkin :P *disambit*

Lakukan apa yang kau inginkan (yang semoga tidak bertentangan dengan keperluan orang lain) karena sesuatu yang kauinginkan adalah sesuatu yang berharga untukmu, sehingga dengan begitu kau akan berusaha sepenuh hati dan kekuatanmu. Kau akan berjuang seakan tiada hari esok. Tetaplah kuat namun fleksibel terhadap segala yang terjadi. Rencanakan semuanya dengan teliti, dan semoga dengan begitu, semuanya akan baik-baik saja.

Tenang saja, semuanya pasti bisa kau capai, termasuk yang tercantum di wishlistmu di samping, seperti err... mendapatkan Edward Cullen atau Jasper Whitlock. Fine, itu mungkin hampir impossible (enggak, bleklip, Jasper tetep di pelukan gw! *sticking tongue* *runaway with Jasper*). Tapi TIDAK impossible. Almost nothing impossible :P, apalagi cuma dapetin Skye, gyahahahah XD.

From the corner of my dark room, with Love,
Lily

Terima kasih untuk semua orang yang selama ini telah mengisi hidupku. Banyak orang yang tak tersebut di dalam post ini, karena ini hanyalah sebagian kecil dari orang yang telah bersentuhan hidupnya denganku, tapi karena waktuku mepet, yasudahlah :P. Kalau ada waktu (dan niat) nanti disambung lagi.

Btw, kalau ada yang penasaran sama jadwalku satu dua bulan ke depan, ini garis besarnya.
14-16 Maret: ke Semarang
21-23 Maret: ke Yogya
29 Maret: ke Jakarta
4-6 April: ke Yogya

Yeah, yeah, silakan tebak saja aku ngapain ke sana B-).
Laters~

Labels:



+ Lily @ 7:58 am 0 Comments

_________

Wednesday, November 05, 2008

Are you normal? Nerd? or Prep?
Normal

You have a normal life normel friends normal clothes you're not too stylist or too nerd you're just normal thats good!
Are you intelligent or just big headed???
You are intelligent

Well done you can now dance around people saying you are intelligent.
Which Disney Princess would YOU be?
Belle

You are the most beautifull person around but are always too shy to admit it! You care so much for others that you would sacrice your very life!
Which Sin City Character are you?
Gail

The love interest of Dwight. She's the leader of the girls of Old Town. She's strong, firm and beautiful as well as a fighting warrior woman.
Which friend are you?
Ross

You are very smart. Your not the best at relationships. When you really care about someone sometimes you find it hard to tell them. But overall your a great person with a great sence of humor.
Which couple are you?
Allie and Noah- The Notebook

You realate mostly to the unlikely meeting of Allie and Noah from the notebook. The true love that will last forever no matter what.

Labels:



+ Lily @ 7:24 pm 0 Comments

_________

Tuesday, October 28, 2008

Hari ini saya menyempatkan diri untuk mencari-cari account apa saja yang saya punya di internet, beserta username dan passwordnya. Hal ini dikarenakan saya sering lupa (bukan rahasia umum, yeah...) username atau passwordnya, sehingga saya sering mencoba-coba dan mengkombinasikan username dan password yang sering saya gunakan. Sialnya adalah kalau password dan username tidak cocok-cocok sampai akhir, dan juga belum tentu kalau pada account tertentu itu saya menggunakan password umum, bisa saja saya mencoba-coba menggunakan password baru yang beda saa sekali saat itu, dan saya lupa sama sekali apa password itu.

Setelah dikumpulkan dan dihitung-hitung, ternyata saya mempunyai account di lebih dari dua puluh situs. Itu jika saya hanya punya satu account di satu situs, padhal terkadang sayang punya dua atau lebih karena satu atau lebih alasan. Dan saya ini sebenarnya orang yang tergantung malas membuat account, jadi agak mengagetkan juga melihat jumlah account yang saya miliki (dan yang harus saya hapal username dan passwordnya -_-).

Jika dilihat secara garis besar, saya mempunyai account di IndoHogwarts RPG Forum (lebih dari satu), Forum diskusi Harry Potter Indonesia, APTX4869.Com, Fanfiction.Net, Photobucket, Friendster, account email (lebih dari satu, di beberapa situs penyedia layanan email), Blogspot (lebih dari satu), MP3.Com, MP3Fiesta.Com, Esnisp, Flixter, Tagged, Scribd, Shoutmix, G-Masters, Klub Mentari, Forum Olimpiade, DGEmu.Com, dan Gamespot. Padahal saya tidak punya account di situs-situs populer seperti Facebook, goodreads, Flickr, MySpace, atau Plurk. Lagipula, buat apa saya buat account di sana kalau tidak sering digunakan (seperti account-account sudah saya buat ini *meringis*).

Labels:



+ Lily @ 9:21 am 0 Comments

_________

Setelah sekian lama nganggur tanpa hape, akhirnya saya mendapatkan benda-kecil-tapi-luar-biasa-dibutuhkan itu. Penting buat saya, paling tidak. Sebenarnya saya sudah mendapat hape ini sejam lebih dari tiga bulan yang lalu, tapi tidak mau mengakui bahwa saya sudah mendapat hape, selain karena hape itu cuma available buat saya pada saat siang hari saya juga masih mengharap dibelikan hape baru :D. tapi ya, sekarang terima nasib sajalah. Welcome, my fourth cellphone!

Btw, hape keempat saya ini adalah hape yang lain daripada yang lain.
Pertama, hape ini tidak mengandung angka tujuh, seperti ketiga hape pertama saya yaitu Siemens CX70, Samsung SGH-E770, dan Nokia 7610 (coba jumlahkan dua angka di tengah jadinya 770 kan, hiiy...). Mungkin karena ini hape ke empat ya, di Jepang kan dipercaya bahwa angka 4 adalah angka sial. Kalo dipikir-pikir, angka 13 yang menurut orang barat merupakan angka sial kalo dijumlahkan per angkanya jadi angka 4 ya. Terus, angka 22:22 yang terus menghantui jam hape saya juga, kalo dijumlahkan per dua angka akan jadi 4:4. Weks. Tapi sepertinya hari ini sebaliknya deh. Tanpa angka tujuh (angka mistis *bergidik*), ohohoho... *siyul-siyul*


Hape ini juga meskipun bukan saya yang beli dan bukan saya yang pilih (sampai sekarang saya masih ragu dengan kepemilikannya, biarpun ini sudah memaksakan diri mengklaim sebagai milik saya. Jadinya si hape tidak saya setting macem-macem supaya sesuai dengan kepribadian saya. Oh well...) tapi saya cukup suka modelnya. Slim, dan muat di saku. Ini dia gambarnya:

Labels:



+ Lily @ 8:30 am 1 Comments

_________

Monday, July 07, 2008

Pemberitahuan singkat. Mungkin mulai sekarang saya tidak akan menulis terlalu banyak di sini.
Bukan, bukan karena saya mau menelantarkan blog ini, atau karena saya tidak bisa menulis lagi. Hanya saja, sepertinya saya butuh sedikit privasi.

Saya tahu bahwa bagi orang yang tidak vokal, yang jarang atau bahkan tidak bisa bicara (karena satu dan lain alasan), menulis adalah salah satu cara untuk melampiaskan emosi yang tak terungkapkan, dan saya yang termasuk sebagai orang yang tidak vokal, menemukan bahwa cara ini efektif. Pundak terasa sedikit lebih ringan setelah menulis. Namun kadang-kadang terbersit juga, bahwa kadang saya membebani orang yang membaca blog saya dengan masalah saya.

Membagi rahasia tidaklah sesederhana membalik telapak tangan, atau menyendok es krim. Menulisnya tidak lebih ringan daripada mengucapkannya secara verbal, meskipun lebih mudah, karena kita tidak bertatap muka.

Pada awalnya saya pikir menulis di blog akan lebih meringankan, karena yang membaca adalah orang-orang yang tidak saya kenal. Kita berbagi, oh ya, tapi kita tidak secara langsung saling menyelami perasaan, dan saya tidak perlu berurusan dengan siapapun. Sama halnya seperti jika saya menemukan sebuah buku harian di jalan raya pada saat saya sedang berlibur di luar kota tempat tinggal saya, atau menemukan sebuah botol berisi surat terdampar di tepi pantai. Kau tahu, tapi kau tak bisa berbuat apapun. Tidak menolong, menyakiti, menghakimi, tidak ada apapun.

Hanya semakin hari, semakin banyak yang saya kenal, semakin banyak yang berkunjung, akan semakin banyak yang membaca. Bagi yang sengaja, buat saya tak masalah, namun bagi yang tanpa sengaja membaca, akhirnya jadi beban, biarpun mungkin tanpa disadari. Jadi... Tidak, saya tidak akan menulis sesuatu yang terlalu personal lagi di sini, dan akan mengalihkannya ke tempat lain. 'Tempat' ini bisa ditemukan, tentu saja, tapi butuh sedikit usaha, dan itu menunjukkan kalau kau memang berniat. Dan saya tidak akan merasa bertanggung jawab atas apapun yang kau baca.

Labels:



+ Lily @ 7:42 pm 1 Comments

_________

Saturday, June 21, 2008

Dari hari ke hari saya semakin ga kreatif :D. Bikin judul aja ga becus. Euh, begitulah, tak saya sangkal. Soalnya memang saya lagi ga ada bahan buat blogging, ga ada satu topik tertentu yang benar-benar kuat yang pengen ditulis. Atau mungkin ada, tapi mood atau faktor-faktor pendukung tidak menunjang *halah*. Jadilah, seperti yang pernah saya peringatkan, setiap kali saya tidak punya satu topik khusus, atau perasaan saya tidak terfokus atau tidak jelas, maka akan tercipta sebuah post tanpa judul. Sampai saat ini sudah ada delapan.

Hari ini tidak ada sesuatu yang istimewa sepertinya. Oh yeah, hari ini pelepasan kelas XII, atau kelulusan dari SMA. Tapi tidak ada sesuatu yang menarik terjadi. Hanya beberapa fakta normal: Kebaya nista; Hairspray yang bikin susah garuk-garuk rambut; Cengar-cengir dan tawa terakhir antarteman satu SMA; Sambutan-sambitan ga penting dari beberapa orang dan hiburan garing yang bikin nguap lebih dari sepuluh kali dalam rentang waktu empat jam; Pengalungan medali (?) dan penyerahan map kelulusan; Salam-salaman dengan hampir semua guru (untung ga ditambah staff sekolah *sigh*) dan cipika-cipiki sambil berusaha supaya ga kena cium lipstik menor dari salah satu guru yang siapa tahu kelepasan kontrol emosi dan meninggalkan kissmark tak diundang. That's it. Ah, ya, kali ini tidak ada skrinsyut saya pake kebaya, ahahaha *ngakak penuh kemenangan*.

Setelahnya, kembali, setiap detik yang berlalu terasa membingungkan. Ga tau mau ngapain :D. Euh, ya, akhirnya memutuskan menghidupkan komputer, menyalakan spidi, dan iseng buka comment sekaligus buka blog punya dyra. Don't know, and don't have any idea who is she (?). But it doesn't matter, I guess. Lihat-lihat blognya sekilas, dan sadar, hari ini hari Sabtu :D. It's weekend time! Jadi, dalam sedtik diputuskan, mari sapu bersih apapun yang mengganjal otak dan hatimu, dan nikmati saja hidup ini. Err, rasanya sih saya hampir selalu berusaha menikmati hidup... Tapi tak masalah, mari lebih nikmati hidup ini saat weekend, ahahaha...

Labels:



+ Lily @ 4:40 pm 0 Comments

_________

Thursday, June 12, 2008

Setiap kali sebuah post tanpa judul tercipta, itu menunjukkan betapa depresinya saya. Semakin banyak post tanpa judul muncul di blog ini, berarti semakin sering saya hancur. Ehm, terdengar lebay, tapi itu terdengar benar bagi saya.

Bukan pertama kalinya saya menderita kejatuhan. Bukan hal baru bagi saya untuk mengalami banyak tekanan. Tapi, seberapa seringpun saya jatuh, namun saya tak pernah benar-benar terbiasa akan rasa sakit yang mengikutinya. Yang bisa saya lakukan atasnya hanyalah belajar darinya, mempersiapkan diri lebih baik agar kejatuhan serupa tidak terulang. Tindakan yang bisa saya ambil hanyalah memahami situasi di sekitar saya dengan tepat dan cepat, kemudian menyusun rencana-rencana yang tepat untuk menghadapi dan menanggulangi segala situasi itu. Dengan cara itulah saya bertahan hidup. Sekalipun saya berhati-hati, namun tetap saja, masalah akan selalu datang, diundang maupun tidak.

Sometimes fate is truly cruel, but you must accept it, ready or not.

Segala pertahanan yang saya bangun, pada akhirnya selalu kalah. Karena semua yang terjadi sudah ditentukan. Betapapun kau berusaha, di penghujung hari kau akan sadar, bahwa kau tidak bisa menghindar. Yeah, usaha meringankan, namun kenyataan kadang tetaplah pahit untuk dihadapi, betapapun kau mempersiapkan segalanya.

Not it's clear, fate is always cruel.

Just in my opinion.

Tapi itu takkan menghalangi saya untuk berusaha meminimalisir pedihnya. Semoga tidak. Manusia harus selalu berusaha, dan harus selalu berencana, untuk kemudian berusaha merealisasikannya. Dan itu yang akan saya coba lakukan. Betapapun pedih dan sulitnya.

Fate is cruel, and even I accept it happen, it doesn't mean that I won't try to against it and minimalize its damage.

Labels:



+ Lily @ 4:58 pm 1 Comments

_________

Wednesday, June 11, 2008

Elves are immortal, but they still can died by being killed or waste in grief...


*speechless*
Saya bener-bener ga ta apa yang harus saya tulis saat ini. Terutama dengan kejadian yang baru saja terjadi beberapa menit yang lalu. Perasaan manusia itu complicated, yeah, dan saya baru benar-benar merasakan efeknya saat-saat ini, biarpun saya sudah lama sadar betapa kompleksnya perasaan manusia, dan betapa besar dan rumit konsekuensi yang bisa terjadi, karena suatu tindakan. Tindakan dipertimbangkan oleh otak, dan terkadang dihasut oleh hati, perasaan. Membuatnya semakin kompleks dan memberatkan.

Mungkin manusia tidak seberuntung Elf yang bisa hidup abadi, atau paling tidak hidup berabad-abad sehingga mereka mempunyai banyak waktu untuk menikmati hidup. Tapi mungkin Elf-lah yang tidak seberuntung manusia, yang tidak harus menghadapi penderitaan hidup dalam keabadian. Err, well, Elf memang bisa mati karena luka fisik atau memudar karena duka mendalam. Salah satu perbedaan lagi dengan manusia, yang tidak dengan mudah mati karena duka berkepanjangan. meskipun beberapa bisa saja mati. Then, now I hope that I'm an Elf. So they can see me in despair. So I need not to speak, they can see my trouble just from my glow.

Cause If I'm an Elf, I'm starting to fade...

Labels:



+ Lily @ 7:17 pm 0 Comments

_________

Sunday, April 06, 2008


-Siggy by Lorainne Ziegmowit-

Name: Arianne Amarante Ravell

Birthdate: April 14th, 1963
Birthplace: Calais, France

Zodiac: Aries

Height/Weight: 145cms/33kgs (11-12 years old)

Wand: Hazel, 26 cms, with core Augurey's feather.

Home: 494 Cote Hill Road, Morristown, VT 05661. View the picture.
Current Residence:
15Bd Clemenceau Bp 442, 62225, Calais. View the picture.
Job: Student at Hogwarts, Ravenclaw House

Interests: Reading books, dancing, and many more...


-will edited soon *cari inspirasi*-

Labels: , ,



+ Lily @ 11:51 am 0 Comments

_________

Arianne punya beberapa sisi yang sebenarnya berlawanan dalam dirinya. Yeah, entah bagaimana itu bisa terjadi. Saya sih ngikut aja deh apa maunya chara saya, hohoho.


-Siggy by Arzu Evenstar-

Feminine vs Masculine
Arianne Ravell adalah anak tunggal. Ia tinggal dengan satu-satunya orang yang dianggapnya sebagai keluarganya, Maurice yang notabene adalah seorang laki-laki berusia 25 tahun yang lumayan sibuk meskipun selalu berusaha meluangkan waktu bagi Arianne kapanpun ia mampu. Arianne dulu seorang yang lumayan mencerminkan seorang perempuan, namun setelah beberapa kejadian muncul, ia jadi menganggap bahwa cewek itu 'rese' dan lebih memilih bergaul dengan anak-anak laki-laki di lingkungan sekitar tempat tinggalnya di Amerika yang rata-rata 'easy going'. Makanya, ia sering bermain baseball, basket, bersepeda, dan bahkan lari pagi setiap hari, itu karena pengaruh mereka. Ia juga jadi merasa lebih nyaman mengenakan pakaian yang simple dan mudah, suka mengenakan topi, dan tidak terlalu suka berdandan. Tapi Arianne tidak menganggap ini sebagai pengaruh buruk bagi dirinya.

Meskipun sisi maskulin (euh, bener ga sebutannya?) muncul padanya, tapi ia juga punya sisi feminin, atau sisi perempuannya. Ia membiarkan rambutnya tumbuh panjang dan tetap merawatnya, ia juga suka beres-beres rumah dan memasak -biarpun yang ini terpaksa, karena Maurice sibuk. Ia juga suka menari dan kemungkinan besar takkan keberatan mengenakan 'pakaian perempuan'. Ia juga tidak muka tembok dan kebal terhadap kata-kata atau perlakuan kasar. Mungkin ia akan membalas perkataan tajam dan balik memukul jika ia dipukul. Tapi dalam beberapa kasus, bisa jadi ia akan menangis karena takut, sedih, atau terguncang. Dan bisa saja itu karena hal sepele seperti jatuh tersandung atau ditamparin seperti waktu ditampar Vinzz yang disangkanya pasien St. Mungo yang kabur.


-Siggy by Yusuke Sawada-

Kind vs Evil
Banyak orang bilang, Arianne itu jutek. Benarkah?
Sebenarnya sih tidak (menurut saya sebagai pmnya, tapi saya juga sayangnya tidak tahu -_-). Arianne mempunyai perasaan tidak suka yang khusus pada orang Prancis, dan orang-orang yang setipe atau berkarakteristik mirip-mirip orang Prancis, yaitu angkuh, suka tersenyum palsu, suka berkata 'parah', suka mengelompokkan orang. Pada orang-orang semacam ini bisa jadi Arianne akan berkata-kata sedikit tajam dan memberikan sedikit ekspresi tidak suka, yang kadang bahkan tidak terlihat karena ia lebih suka memasang wajah tenang. Ekspresi tenang dan minim senyum ini juga yang mungkin disalahartikan sebagai jutek, padahal ini adalah salah satu caranya menyembunyikan dan menghindari dirinya terluhat tak berdaya. Faktor lain yang menyebabkan ia terlihat jutek, mungkin adalah kebiasaannya yang bicara seperlunya dan lebih banyak bicara dalam hati mengomentari semua hal yang dilihatnya atau membuatnya tertarik.

Di sini lain, Arianne sebenarnya cukup periang, jika ia bertemu dengan seseorang yang setipe dengan orang-orang yang dikenalnya dan disukainya, atau jika ia bertemu dengan seseorang yang dianggapnya temannya. Tak percaya? Tanya Yusuke Sawada yang sudah dicerocosi cerita soal sapu dengan panjang lebar di toko Quidditch. Padahal itu kali pertama mereka bertemu. Sawada rupanya mirip dengan teman Arianne yang bernama Mark, hanya saja Sawada sedikit lebih beradab. Pada orang-orang yang sudah dekat inilah, baru Arianne mau menampakkan dirinya. Ia akan tersenyum dan berbicara penuh ekspresi, seperti layaknya dirinya yang seharusnya.

Japan vs France
Tak sedikit yang menyebutkan dalam deskripsi di postnya, "...melihat seorang anak Asia..." ketika mereka mendeskripsikan chara mereka melihat Arianne baik sengaja maupun tidak. Padahal saya sudah merencanakan Arianne sebagai orang Prancis. Bagaimana ini? Sepertinya kesalahan terletak pada kedudulan saya dalam memilih visualisasi. Yeah, BoA Kwon, orang Asia. Jadi, kenapa tak menggunakan visualisasi orang Prancis? Ada beberapa alasan: Saya tak menemukan dan mengetahui visualisasi cewek Prancis yang pas untuk seorang Arianne, saya merasa BoA Kwon itu mencerminkan Arianne, dan BoA Kwon itu fotonya banyak banget, jadi gampang kalo bikin siggy dan butuh visualisasi untuk suatu momen... *digetok*

Nah, jadi bagaimana menyambungkan rupanya dengan latar belakangnya yang katanya adalah orag Prancis? Ahh, saya juga bingung. Apakah ternyata Maurice berbohong waktu mengatakan bahwa ibunya itu orang Prancis? Apakah Arianne kecil salah lihat atau salah ingat waktu mendeskripsikan dalam ingatannya soal ibunya yang katanya "sosok wanita berambut cokelat panjang ikal yang tinggi dan bergaris wajah lembut"? Bukankah sosok itu sama sekali tidak terlihat seperti orang Jepang, dan Alain Ravell sendiri sudah terbukti sebagai orang Prancis? Apakah sebenarnya Alain berselingkuh sehingga putrinya berwajah oriental? *digebuk sama Alain* Mari kita saksikan saja nanti.... :D *halah*

Dengan sifat-sifat seperti ini dan beberapa sifat lain, saya benar-benar tidak tahu Arianne akan masuk ke asrama mana. Saya sendiri tidak berusaha mengarahkan dia untuk masuk suatu asrama tertentu, dan hanya berusaha agar ia menjadi dirinya sendiri. Post ini akan diedit dan diupdate tergantung perubahan apa yang akan terjadi :D.

Labels: , ,



+ Lily @ 10:22 am 0 Comments

_________

Thursday, April 03, 2008

Term 3 IndoHogwarts sudah dibuka~ Dan sudah ditutup, hehehe... Term baru, berarti chara baru~ *ditimpuks staff dan member seforum*

ARIANNE RAVELL

-Siggy by Janette Blizzard-

Nama lengkapnya Arianne Amarante Ravell. Lahir di Prancis, 14 April. Tongkat yang didapatnya adalah Kayu Hazel, 26 cm, inti bulu ekor Phoenix Irlandia atau Augurey. Arianne sendiri adalah seorang gadis yang energik, setiap pagi hampir selalu lari pagi di area sekitar rumahnya dan Maurice. Lebih suka berpakaian simpel karena sering bergerak dan beraktivitas. Rambutnya yang panjang lurus berwarna coklat tua lebih sering digerai, kecuali jika aktivitas yang dilakukannya mengharuskan rambutnya diam di tempat, barulah ia mengikatnya. Setiap hari, ialah yang membersihkan rumah dan memasak -cuma yang simpel- karena sepupunya, Maurice, harus bekerja sebagai fotografer di sebuah majalah.

Family
Ayahnya seorang penyihir berdarah murni bernama Alain, namun sayangnya ibunya, Florence adalah squib. Keluarga besar ayahnya, sama sekali tak menyukai kenyataan ini. Merupakan aib memiliki seorang yang tak becus dalam keluarga. Tidak, mereka bukan keluarga bangsawan, tapi jelas squib bukanlah pilihan bagus untuk dimasukkan dalam silsilah keluarga Ravell. Karenanya, Alain diminta -atau dipaksa- memilih, keluarganya, atau wanita itu. Alain memilih Florence, yang berarti mereka memutuskan hubungan keluarga, selamanya, sampai ke keturunan-keturunannya. Alain dan Florence tinggal di sebuah rumah kecil hingga mereka memiliki seorang gadis kecil, Arianne.

Namun Arianne akhirnya tinggal bersama Maurice. Maurice adalah saudara jauh dari Alain, tinggal sendirian di Amerika setelah lulus sekolah, meninggalkan keluarganya untuk pendewasaan diri, dan mengambil Arianne saat orangtuanya meninggal karena
kecelakaan mobil -Arianne selamat karena sihir spontannya-. Saat itu usia Maurice barulah sembilan belas tahun, dan Arianne berusia lima tahun. Arianne yang saat itu masih kecil sama sekali tidak mengerti tentang masa lalunya dan orang tuanya. Ia juga tidak tahu, bahwa ia penyihir hingga sihir itu secara tidak sengaja muncul saat usianya akan menginjak delapan tahun. Maurice akhirnya menceritakan semuanya.

Sejak mengetahui masa lalunya, Arianne membenci ayahnya, membenci ibunya, dan terlebih, membenci keluarga ayahnya yang berpikiran sempit. Mereka membuat Arianne kehilangan orangtuanya, membuatnya tak bisa mengecap kebahagiaan memiliki keluarga besar dan bercengkrama bersama sepupu-sepupunya, dan lebih jauh lagi, Arianne membenci orangtuanya karena tak mau hadir untuknya. Baginya kini, keluarganya hanyalah Maurice, tak ada lagi yang lain. Ia sama sekali tak akan mempedulikan keluarga yang telah membuangnya.

Likes
Hobi Arianne tidak banyak. Ia suka menari, karena menari membuatnya banyak bergerak. Karena itulah ia suka tarian yang dinamis. Menari merupakan penghiburan baginya, salah satu caranya mengungkapkan perasaannya, selain dengan cara menulis atau melukis. Ia juga suka membaca karena membuka matanya akan dunia-dunia yang tidak diketahuinya. Lemari buku di ruang kerja Maurice -sekaligus perpustakaan- adalah korban pertamanya. Ia telah membaca semua isinya dan telah memahami sebagian besar isi buku-bukunya. Arianne sering bergumam dalam hati dan mengatakan berbagai hal dalam berbagai emosi. Kadangkala membatin seperti itu membantunya mengetahui apa yang dirasakannya, dan juga menghindarkan orang lain dari kata-katanya yang kadang tajam.

Dulu, saat Arianne belum mengetahui tentang orangtuanya, Arianne mempunyai satu hobi lain. Bermain putri-putrian dengan Maurice. Namun setelah ia tahu, permainan itu terasa konyol dan segera dihentikannya. Alasan lain ia berhenti adalah, karena ia menganggap permainan itu adalah mainan anak manja -padahal waktu dulu memainkannya dia senang-senang saja.

Sebagai penggantinya, Arianne lebih suka bermain dengan anak laki-laki di lingkungan rumahnya, di antaranya adalah Mark dan Will. Mereka menerima Arianne mungkin karena Arianne tidak rese seperti anak-anak perempuan lainnya, dan mereka juga tidak menganggap Arianne sebagai pengganggu, meskipun terkadang Arianne mengacaukan permainan mereka, karena sebenarnya ia tidak terlalu mahir dalam permainan-permainan itu. Sebaliknya, Arianne merasa nyaman-nyaman saja bermain basket maupun baseball, atau bahkan balap sepeda semkipun sering kalah dan sering mengganggu daripada membantu anak-anak laki-laki itu. Mereka toh dengan cepat melupakan masalah dan kembali bermain seperti biasa.

Hates
Hal yang dibenci Arianne ada beberapa. Ia tidak suka senyum palsu. Dan sebisa mungkin tidak tersenyum kalau ia tidak suka. Ia tidak menggubris usaha Maurice untuk membuatnya tersenyum, termasuk pujian yang mengatakan kalau tersenyum ia akan makin manis. Siapa peduli? Tapi terkadang pada saat-saat darurat, Arianne bisa saja tersenyum. Misalnya pada saat ia berhadapan dengan orang dewasa, atau pada situasi-situasi penting.

Arianne juga tidak suka orang yang sok dan angkuh. Terutama orang yang sok bangsawan. Terkadang ia jadi berkata-kata pedas jika diganggu oleh orang-orang yang tidak disukainya. Tipikal ini -tak suka senyum dan suka berkata-kata sinis- membuatnya disangka jutek di Indo Hogwarts (oh teganya kalian -_-). Tapi jika dilihat dari sudut pandangnya, maka yang dilakukannya terasa sah-sah saja :D. Yang paling utama, Arianne membenci orang Prancis. Karena ibunya, ayahnya, dan keluarga besar ayahnya adalah orang Prancis, dan Arianne membenci mereka. Menurutnya, orang Prancis itu arogan, angkuh, dan menyebalkan. Oh, dan Arianne benci orang yang suka membeda-bedakan secara terang-terangan, misalnya pecinta Darah Murni dan orang yang terang-terangan nyebut Darah Lumpur. Huhuhu... *dipundungin gara-gara ini*

Arianne terkadang memasang topengnya, mengenakan wajah hampir tanpa ekspresinya untuk melindungi dirinya sendiri. Itu karena dia tidak suka sesuatu berada di luar kendalinya. Ia tak suka menjadi tak berdaya. Karenanya juga ia selalu memperhitungkan segala sesuatunya dan berusaha agar mengetahui segala hal yang terjadi di sekitarnya.

Hal terakhir (mungkin) yang dibencinya adalah tikus. Tak ada alasan khusus kenapa Arianne membenci binatang kecil ini. Ia hanya menganggap binatang berkumis itu mengerikan.

Labels: , ,



+ Lily @ 6:09 pm 0 Comments

_________

Tuesday, March 25, 2008

Nyolong dari Sistah, yang nyolong dari Mrs Severus Snape aka Tante Jowan... *ditimpuks dari Jerman*

Must take the test and see your score

Stress
(x) pernah berpikiran untuk bunuh diri
( ) merasa nggak punya teman
(x) sering nangis
(x) sering marah2
( ) sering diem di pojokan
( ) sering bengong bengong
( ) nggak bisa tidur tiap malem
( ) sering merasa nggak diinginkan
(x) merasa ada yg kurang di hidup ini terus menerus
( ) lebih sering bad mood daripada good mood
total = 4 x 10% = 40%

Imaginative/Creative
(x) bisa membuat sesuatu yg baru dari benda benda lama
(x) main petak umpet ngga pernah ngumpet di tempat yang sama
(x) suka nonton film2 fantasi
(x) kalo bengong mikirnya jauh kemana-mana (ke hongkong, ke dunia mermaid dll)
(x) tiap hari pasti ada aja yg dibayangin
(x) kalo mimpi suka ngga kira2 anehnya..
( ) pas ngisi bulbo lg ngebayangin ssuatu
(x) kalo diceritain bisa ngebayangin ceritanya latar blakangnya kaya apa
(x) suka ganti topik pembicaraan
(x) suka design design -ngegambar sih iye, termasuk ga yah? :D-
total = 9 x 10= 90%

Sadistic
(x) kalo marah ancamannya "gw bunuh lo"
(x) sering ketawa2 kalo liat joke sadis (kepala copot etc) -kadang doang..... scorenbya setengah deeh :D-
( ) ngga takut nonton saw
( ) tau cara bunuh orang secara sadis supaya orangnya mati dalam kesakitan
( ) prnh bercita2 jdi pmbunuh byaran
( ) sering dendam -kadang-
( ) dari shade2 merah, paling suka warna merah darah
( ) suka nonton film2 sadis
(x) suka bercanda cekek2an, tusuk2an, bunuh2an , tapi pura2..
( ) merasa pngen bunuh orang terus menerus
total= 2,5 x 10% = 25%

Repost I am __% Stress __% Creative __% Sadistic

PS: Yang pengen ngambil ini sebagai pe er, silakan.

Labels: ,



+ Lily @ 8:59 pm 0 Comments

_________

Friday, February 22, 2008

Hohoho, karena saya hari ini malas bikin tiga post amat pendek yang berlainan, jadi mendingan tiga topik ini disatukan saja ya...

#1. PMS
PMS (yang sudah pasti pada tahu kan singkatan apa itu) terkadang memang menyebalkan. Pada sebagian cewek, bisa jadi itu tidak berefek apa-apa, cuek bebek pas PMS. Tapi sebagian yang lain bisa jadi mengalami sakit pinggang dan sakit-sakit yang lain.

Yang lebih parah, orang PMS terkadang emosinya labil, meledak-ledak, pengennya ngamuk melulu. Tadinya saya tidak terlalu percaya, soalnya biarpun sakit pinggang dan sakit perutnya ada, sakit banget, tapi ga pernah sampai yang namanya emosi meledak. Tapi setelah sekarang
mengalami sendiri, saya cuma bisa nyengir keren :P.

Dalam dua hari ini sudah terhitung tujuh orang yang menjadi korban 'kebrutalan' saya. Tiga orang kena bentak, dua orang kena lempar buku, satu orang kena lempar botol air mineral yang masih penuh, tepat di kepala, dan satu orang kena timpuk dan ketiban meja yang saya 'lempar'. Dua hari yang mengerikan. Dua hari neraka buat temen-temen sekelas gw, wekekek...

#2. Valentine
Cuma mau laporan perolehan coklat, hihihi... Sejak seminggu sebelum tanggal 14, sampai tanggal 14-nya sendiri, saya mendapat tak kurang dari.... err.... coba saya hitung, 6 batang cadbury, 2 batang silverqueen, 3 batang chunkybar (ini masuk silverqueen ga sih? :P), dan tiga kotak besar coklat berbagai bentuk. Jadi berapa tuh? 6+2+3+3= 14? Weks.... angkanya sama :D.

Tapi tak bisa disebutkan dari siapa saja, soalnya saya juga ga tau. Ada yang nemu di meja depan rumah, ada yang dikasih ibu, dikasih temen, ada yang tau-tau udah nyangkut di tas, ahaha... Syenangnya...

#3. Go 2 Germany!
Setelah berminggu-minggu berkelakuan baik, berjam-jam berargumentasi dengan orangtua, berhari-hari diskusi sama temen, akhirnya... Saya diizinkan pergi ke Jerman. Horeee... *sorak-sorai*
Meski tahu bahwa keputusan ini sangat besar, dan berat untuk diambil, bahwa begitu banyak persiapan yang harus dilakukan, bahwa untuk bisa bernapas lega saya harus lulus UAN terlebih dahulu, bahwa selama paling tidak delapan tahun saya harus bertahan di sana, tapi saya berusaha menguatkan diri untuk menjalan itu semua. Sebenernya takut juga sih waktu ambil keputusan ini. Tapi setiap keputusan ada konsekuensinya, jadi yang manapun, semuanya akan berat.
Jadi, warga Jakarta, tunggu saya bulan Juni! *mendengar teriakan "Oh, noooooo...." dari bapak-bapak dan oom-oom nun jauh di sana*

Labels:



+ Lily @ 7:29 pm 0 Comments

_________

Sunday, February 10, 2008

Uhm... Saya terbiasa dikecewakan... Dan semuanya gara-gara satu hal: Orangtua plin-plan.

Saya kan sudah kelas tiga, sudah waktunya memilih jurusan, memilih universitas yang mau dimasuki, waktunya belajar buat UAN. Oke, yang terakhir itu jelas akan dilakukan (sampe sekarang, saya masih belum serius belajar buat UAN. Ya ampyun... *mengutuk-ngutuk diri sendiri*)

Sialnya, yang dua hal pertama belum saya tentukan. Pertama, saya sama sekali tidak tahu saya mau masuk jurusan apa. Benar-benar masih bercabang-cabang. Masih ngikut-ngikut pendapat orang. Si A mau masih akuntansi, hampir aja di oke-okein aja. Disuruh Ibu masuk Psikologi, asal ngangguk. Disuruh Ayah masuk Geologi, ho oh ho oh aja. Yah, memang belom ada yang jadi tambatan hati. Lebih pengen ke IT malah, cuma masih bertanya-tanya dalam hati, apakah saya sanggup :P.

Kedua, sama kayak yang pertama, masih belum menentukan, belum menemukan yang bener-bener pengen banget, buat masuk ke salah satu universitas. Sama sekali tidak ada yang bener-bener jadi tujuan, bahkan UGM, Unpad, atau ITB. Ditawarin ini itu, lagi-lagi oke.

Sampai suatu hari *halah*, kebetulan ada workshop gitu deh, soal kuliah di Jerman. Yah, pas awal-awal sih biasa aja, cuma setelah dipikir-pikir lagi, kayaknya sreg, cocok, dan sesuai dengan yang dicari *halah dobel* Terus sampe cari info segala macem, dan sampe ikut workshopnya juga.

Semuanya kalau dilihat-lihat sudah beres, yang penting adalah niat menjalani, dan itu sudah dipegang, dan sudah dibuat komitmen dalam hati. yang jadi ganjalan sekarang malah orangtua, yang plin-plan kalo ngomong. Katanya seneng kalo anaknya mau kuliah di luar negeri. Katanya gak ngelarang. Tapi ditambahi embel-embel, "Tapi Papa lebih seneng, Papa maunya kamu kuliah di Indonesia aja, di ITB aja."

Euh... Kenapa sih? Tak bisakah saya memiliki andil menentukan masa depan sendiri? Tak bisakah saya berpendapat, mengikuti keinginan? Toh saya juga mikir, apakah orangtua mampu, apakah ada masalah yang bener-bener ga bisa diselesaikan? Dan itu tidak ada. Dan kenapa harus diembel-embeli "Papa maunya kamu masuk ITB"? Memangnya universitas itu ITB aja? Apa karena dulu orangtua kuliahnya di situ? Lulusan situ? Beuh...
Err, tidak bermaksud menyalahkan atau menjelek-jelekkan ITB atau universitas manapun loh.

Saya cuma kesel, apakah saya tidak punya pilihan untuk apapun? Apakah semuanya harus lewat jalan 'pemberontakan?' Saya merasa kalau saya tak ubahnya hanyalah robot, yang digerakkan sesuai kehendak pemiliknya (in this case, my parents, yeah...)

OK, mereka khawatir, saya hidup sendirian di negeri orang, dsb. Tapi kan kalau semua upaya untuk meminimalisir hal-hal negatif bisa diupayakan, kenapa tidak? Dan bukankah suatu saat saya juga akan keluar dari rumah?

Kuliah tanpa keinginan, mungkin itu adalah kans terbesar yang akan terjadi dalam setahun ini. Soalnya bener-bener ga ada niat saya untuk kuliah di universitas entah-di-mana di negeri ini. Dikasih ke Amerika pun saya enggak mau (mungkin :P). Dengan begitu kuliah saya kemungkinan besar ga bakalan beres. Thanks to Daddy.

Sekarang, sepertinya cuma bisa berharap, semoga keplin-planannya belum hilang, baru hilang setelah mereka menyetujui kepergian saya ke Jerman. Semoga. Tapi kayaknya ga mungkin deh. Ah, siyal...

((PS: Gw nulis ini dalam keadaan angkuh. Taulah, mengangkat dagu :P. Euh, kenapa gw gampang banget nangis sih T_T. kantong air matanya bocorkah? *ditimpuks*))

Labels:



+ Lily @ 2:07 pm 2 Comments

_________

Sepertinya saya ga cocok disuruh belanja. Eh, bukannya ga cocok deng, cuma sering memperhatikan yang nggak-nggak, dan juga, kalau milih sesuatu, pastilah sesuatu yang tidak lazim (kalau yang ini kayaknya bakat turunan :P).

***

Misalnya waktu 31 Januari kemaren. Uhm... Hari apa ya? Kalau ga salah hari Kamis, soalnya inget, waktu itu sambil chat Y!M via henpun sama Mikan. Err, waktu itu kebetulan belanja barang-barang cewek kayak parfume, dsb. Ahaha... Ga cocok ya? :P. Tapi yang saya perhatikan bukanlah tentang ketidaktahuan saya terhadap yang namanya kosmetik dan sejenisnya, atau soal merk, tapi justru sesuatu yang saya lihat waktu saya turun tangga.


Gyaaaa... Rak penuh coklaaaat~. Padahal palentin masih lama, masih dua minggu lagi, wekekek... Dasar G**** (nyebut nama supermarket) maen tangkep peluang pasar aja :D. Wikikik, ga terlalu ngiler sih liat coklat-coklat ini, berhubung di rumah udah banyak yang namanya coklat, entah karena palentin atau kebetulan. Dikasih temen lah, dibeliin ayah, nemu di meja depan rumah, wekekek... Palentin dapet berapa coklat yaa? *dipentung, maen itung-itungan*

***

Kejadian lain, pada suatu hari, ga lama setelah kejadian di supermarket itu. Hmm, lupa hari dan tanggalnya. Kayaknya hari senin deh. Iseng maen ke FO, terus tiba-tiba ketemu Myeka. Entah lagi ngapain dia di sana. Terus, akhirnya kita liat-liat dan milih-milih baju gitu deh.

Tau kan, baju yang lagi in sekarang tuh yang panjang-panjang bawahnya gitu, yang atasannya sampe betis gitu. Nah, waktu pagi liat-liat baju, tau-tau Myeka nyodorin baju ini:

Terus baju ini ya dicoba secara tidak resmi. Dipatut-patutkan aja, ditempel di depan gitu, cocok atau enggak. Euh, yang... menyebalkan... Baju ini ternyata bisa jadi terusan kalo saya yang pake... T___T Selutut loh, gak usah pake bawahan lagi. Huhuhu, sampe-sampe sama Myeka dan temen-temennya disuruh dicobain gitu di kamar pas, dan waktu dipake... kek Dulce Maria lah, kek anak SMP lah... *gedubraks*
Hiks... Malang nian nasibku... Huwaaaa... Papi... *nangis-nangis* *nagih suplai Zenith Grow ke Papi*

NB: Sepertinya saya jadi rada-rada sering masang-masang poto yah :D. Biasanya kan jarang masang-masang poto, berhubung henpun Samsung sayah rusak, dan saya ga suka sama kamera henpun Nokia ini. Liat aja hasilnya, ga jelas. Ah, biarlah :D.

Labels:



+ Lily @ 1:11 pm 0 Comments

_________

Saturday, February 02, 2008

Hoho... Mengapa blogger di sekitar saya suka sekali memberi pe er ya? Tidak sadarkah mereka bahwa mereka sudah membuat orang keren seperti saya frustasi tak habis-habis, menguras otak tak henti-henti, korban hati dan jiwa, juga tenaga, juga sibuk menyusun kat- *ditimpuks, kebanyakan deskripsi, atau malah curhat*

My Appearance

Daripada kebanyakan ngomong, mendingan langsung aja :P.

Semua orang pasti udah tau gimana saya. Bisa dilihat dari model Zwinky saya, itu tuh yang nampang di profile :P. Atau bisa dilihat dari poto-poto saya yang sudah tersebar luas, hehehe...

Penampilan bukan hal nomor satu buat saya. Keliatan ya?
Dengan fisik tak sempurna (ya iyalah, namanya juga manusia :P), tinggi 153 cm, berat berubah-ubah, 42-45, tergantung situasi, tapi biasanya sih 43 kg. Pengen banget sih nambah tinggi. Kenapa? Biar ga diledekin terus sama Abang, yang bangga banget punya tinggi 177cm, padahal tipis gitu, jadi bisa ditiup-ditiup biar terbang. Biar ga diledekin terus sama Papi, yang entah gimana tingginya bisa 168cm, padahal sama tipisnya dengan Abang -_-. Eh, malah curhat :D.

Soal pakaian, ahaha... Suka nabrak tren. Bukan, bukan karena saya mau ngelawan arus, atau karena saya buta tren. Eh, iya sih, saya buta tren, tapi bukan itu alasan saya nabrak tren. Soalnya... Pakaian saya biasanya sudah muncul sendiri di lemari, yang beliin biasanya ibu, hehehe... Jadi ga bisa milih, mau punya baju yang kayak gimana, soalnya semuanya yang ngatur ibu. Believe me, this's not my choice.

Tapi yang paling sering dipake memang jeans dan kaos atau kemeja ya, kalo pergi-pergi. Kalo di rumah, biasanya bawahannya celana pendek, atau kadang malah pake piyama atau baju tidur aja sekalian, soalnya emang jarang nyante di rumah, kebanyakan waktuku dihabiskan di sekolah atau di luar rumah.

Juga jarang banget pake rok. Rok yang ada di rumah cuma rok sekolah (yang pendek maupun panjang), satu rok jeans, dan satu rok panjang (ga tau bahannya apa). Emang dari awal kayaknya gak bakat dan gak cocok pake rok, waktu pake rok panjang (karena malamnya ada les ngaji), maka baru juga 10 menit rok itu dipake, saya... keserimpet... *nyengir keren* Doh, aselinya sih sebel dan pundung, apalagi diketawain Abay waktu cerita, heuh... Si Mande, Mikan juga ngakak ga kira-kira (dan dengan hebatnya, Mikan malah bilang, "gw mau liat lo pake rok" Arrgghh...)

Sepatu. Pasti yang aneh-aneh. Ga termasuk sepatu sekolah ya, pastinya standar lah. Kalo sepatu pergi, pasti bentuknya ga lazim. Oh yeah, dengan ukuran ga lazim juga. 35,75 *hayah*. gara-gara ini sering kena ledek juga. Pokoknya ga lazim dah... Misalnya, warnanya yang gak lazim, orang lain senengnya pake sepatu item atau putih, saya pake sepatu oren atau kuning, wekekek... Atau ada pantopelku yang tali pergelangannya pake err... manik-manik gitu ya, namanya? :P. Pokoknya pasti unik deh, kalo ga mau dibilang aneh. Sekali lagi, ini pasti saran dari Ibu :P (lebih tepatnya, emang Ibu yang milihin).

Kalo soal rambut dan err... apa itu namanya? Make-up? Wehehe, ga kenal make-up :D. Ga punya peralatan make-up. Ada sih pembersih muka sama bedak, tapi yang aneh-aneh ga ada. Rambut lebih sering di gerai, atau kalau gerah, dijepit ke atas. Rambutnya sebenarnya sudah sangat sering disarankan buat dipotong pendek aja sama Ibu, tapi enggak mau. Pengen nyobain punya rambut panjang :P.

Oh yeah, accesories. Jarang pake... *dipentung* *diteriakin: "kalau gitu.. buat apa ditulis?!"*

Apalagi euy? Udah dulu aja deh, entar kalo inget ditambahin lagi :D.

Labels:



+ Lily @ 11:08 am 4 Comments

_________

Tuesday, January 15, 2008

Kaget dengan judul itu? Yeah... That's what I feel...
Karena rasanya ga mungkin kalau saya bilang, "I hate my parents." Itu benar-benar... ada di luar pikiran saya, meski mungkin, hati terkadang tak sadar mengucapkannya.

Tahu tidak? Terkadang orangtua bisa sangat menyebalkan. Apakah mereka pikir mereka bisa benar di segala hal? *digaplok karena bicara terlalu berapi-api*

Euh, ya, saya sangat kesal. Dan mungkin tulisan saya selanjutnya akan sangat-sangat kacau tak beraturan dan tak berstruktur. Kau sudah diperingatkan ya.

Tau kan, hari sabtu ada launching Harry Potter 7? Tau kan itu launching terakhir di muka bumi ini, karena Harry Potter memang sudah lewat ketujuh serinya, dan ini adalah launching buku yang bahasa Indonesianya juga, benar-benar penutup? Nah, I've prepared for it at least for a month, dan ayahku tercinta dengan santainya memberantakkan itu semua pada detik-detik terakhir saya mau pergi.

Kronologisnya... Saya rasanya ga bisa menceritakan itu saat ini, yang jelas hatiku hancur lebur tanpa ampun. Dan sayangnya tak bisa diperbaiki dengan mantra 'reparo' atau ramuan apapun.

Itulah sebabnya aku benci diriku sendiri. Dan semakin benci, karena aku tak sanggup membenci orang lain, terutama orang tuaku.

NB:
Cant retell it better, so sorry... *padahal dalam hati udah meneriakkan bermacam kata cerita-cerita ga jelas, dan tadinya udah berniat curhat selengkap-lengkapnya*
Dan yah, saya tahu hancurnya hati saya bukan karena cinta (pada seseorang), tapi tak bolehkah?
Eh, ralat. Saya cinta Sev, James, Sirius, dan beberapa orang lainnya, kini beralasan kan? *padahal sama sekali ga nyambung antara launching dan Sev, James, Sirius dan lain-lain*

Labels:



+ Lily @ 3:27 pm 0 Comments

_________

Monday, January 14, 2008

Mungkin seperti inilah rasanya kalau di kelas NEWT. Jadwalnya mengerikan, seperti tiap hari mau ulangan, dan rasanya gak ada waktu untuk bersenang-senang. Yah, berhubung sejak SMP saya sudah biasa berhadapan sama yang namanya ulangan dan tugas, masih bisa nyante sih, tapi jadwal yang penuh bener-bener bikin saya pengen nangis, huhuhu... Dan ini akan berlangsung paling nggak setengah tahun ini...

Jadwal saya kira-kira seperti ini, tolong yang udah liat, mengingatkan saya kalo sudah bertindak di luar jadwal yaa... *terisak*
Apalagi yang ikutan IH tuuh, coba liat schedule saya, nah loh, gimana saya mau maen banyak chara kalo jadwalnya sepadat ini??! *nangis guling-guling*


EDIT TO ADD:
IH! Bete! Kok pecah sih... *tambah terisak-isak ga jelas*
***
Eh, ternyata bisa di klik :D *norak mode*
***
Ya ampyun, beneran bete liat jadwalnya. pokoknya dibold+diitalic itu waktu yang fleksibelnya. Tapi liat... Cuma berapa jam, coba... Keknya waktunya kurang, bangeeeet...

Labels:



+ Lily @ 7:32 pm 2 Comments

_________

Friday, December 14, 2007

"Dia pertama kali muncul 17 tahun yang lalu... Tapi 10 tahun kemudian menghilang secara tiba-tiba, ada kabar yang mengatakan kalau dia sudah tewas... 7 tahun setelahnya, yaitu saat ini,
dia muncul kembali. kabarnya sekarang ia beroperasi di Jepang..."
"17 tahun yang lalu? Berarti orangnya sudah cukup umur... Lalu, apakah tertulis orangnya seperti apa?"
"Banyak sekali julukan untuknya... 'Rupan Heisei' 'Penyihir Bulan' tapi cuma satu nama panggilannya yang paling dikenal..."
"Nama panggilan?"
"Seorang penulis muda yang tertarik pada pencuri nomor 1412 yang mempermainkan polisi di seluruh negara ini, membuat gurauan dengan membaca 1412 seperti ini... KID..."
"KID?"
"Benar... Pencuri nomor 1412... Orang memanggilku... Kid si Pencuri!!"


Seolah memecah keheningan malam, dia muncul dengan tenang di depan mataku... Dengan senyum tanpa rasa takut... Seolah telah mengerti semuanya...

(digubah oleh Lily, cuma angkanya doang...)
*bletaks*
*ditimpuks semua penggemar Metantei Conan*
*cengar-cengir ga jelas*
Hahaha, yeah, saya adalah penggemar Kid, tapi jelas bukan Kid Prefek Hufflepuff, yang suka ngaku-ngaku keren melebihi saya. Tidak, itu jelas fitnah! Sayalah yang terkeren, huahahahah... *dilirik sinis sama member-member St. Mungo Huffle*
*dilirik manis sama para kanibal Gryffie*

Yang saya suka tentu saja Kid si Pencuri Bayangan, yang kiyut tea... Hohoho... Dan dengan bangganya saya katakan, bahwa dia itu jodoh saya XD *kali ini dilirik Papi SS, menilai Kid mulai dari tampang, sifat, sikap, juga kecenderungan apakah mau mentraktir mertua atau enggak* soalnya, tanggal lahir saya adalah KID, yeah, 1412, huhu... itu salah satu aspek kecil mengapa saya memang keren kan? Hyahahah...

Yang jelas, yeah... Orang-orang selalu melupakan kapan saya ulang tahun... Ada aja yang kecepetan, atau kelambatan, tapi gapapa... Thanks buat semuanya yang sudah mengucapkan selamat, bahkan sampai berkali-kali, karena dudulsnya gak tau kapan orang keren ini lahir, padahal udah jelas, 1412!


Ayo-ayo, yang belum ngucapin, silakan, nanti saya list juga deh kalo sempet, yang ngucapin di tanggal 16, 17, 18, dan seterusnya, malah kalo perlu sampe tanggal 31 juga boleh, hohoho... *dilemparin bata* Thanks juga buat Oma Miyuri *peluk-peluk* yang udah capek-capek bikinin fakta tentang Prefek a la Miyu:

  1. Tiga lahir di bulan Desember, satu di bulan Januari.
  2. Kalau seandainya bulan lahirnya sama (yang sayangnya amit-amit ga mungkin), tanggal lahirnya deketan semua.
  3. Tiga cewek, satu cowok. (OMG!)
  4. Dua dari Malang, dua dari Bandung. Oh, dan yang satu keturunan Malang... Hebat kan? (Gunz, ayo ngaku, ente kan keturunan orang Malang juga... Tongue)
  5. Umm.. Ini masuk ga ya? Prefek Gryffie adalah cucu dari Prefek Raven.. Masuk ga?
  6. Tampaknya ga ada yang normal! Kalaupun ada yang relatif normal, kayanya itu Prefek Selith nan manis, semanis teh, aka Miss DT (entah deh kalau ternyata dia hobi meng-Crucio dan meng-AK orang seperti anak-anaknya) Tongue

Prefek Huffle? Narsis. Sudah dibuktikan dengan postingannya di DUDU terbaru ini.
Prefek Gryffie? Banci foto, rada narsis juga *dikemplang Lily*, dan.. anak-anak asramanya kanibal semua!
Prefek Raven? Euh, jangan ditanya. Galak-galak gitu, orangnya udah punya 'istri', tapi loli-pedo *bletak*, pundungan, ngambekan (eh, pundungan sama ngambekan itu mah sama ya?).. Hayo, apalagi? Gunz, ngaku! Kalo engga, minggu depan tagihan situ nambah! O ya, tukang menggaring kelas hiu (emang ada?)!
Haha, ayo, semuanya pasti pada mau protes kan, menentang data palesu yang ditulis Miyu tentang saya, yang bilang orang keren dan tidak suka pamer tampang keren kayak saya katanya banci poto dan narsis? Yeah, saya sudah melakukan penentangan berikut:

Oh nooooo..... Saya banci poto? Gak ah, nggak! Saya kan selalu berusaha kabur kalo dipoto, saya jelas gak mau tampang sayah yang keren ini dilihat banyak orang, ntar bikin mereka frustasi!!

Rada narsis?! Juga nggak, semua ucapan saya itu adalah fakta, termasuk di dalamnya ucapan saya bahwa saya keren, melebihi papi dan oma-opanya malah :-", juga ucapan bahwa saya benar-benar keren, dan ucapan kalau saya lebih keren dari member saya, makanya saya yang jadi prefek, hohoho... *dihujani ratusan kuali*

Anak-anak asrama saya kanibal semua? Yea, rite.... Tapi itu bukan kesalahan saya, yakinlah! Saya gak pernah mengajari mereka makan makanan yang tidak bergizi begitu! Itu mah inisiatif mereka sendiri... Bahkan mereka sudah mulai berani membuat jus Lily *ketok-ketok meja dengan sebal, nyiapin perkamen, mendaftar anak-anak yang bakalan kena detensi, atau dikarantina di pesantren bareng S*m*nt* *
Setuju kan, semua, dengan apa kata-kata saya berikut ini?? Ya, ya, benar, memang tuh, saya memang keren, makasih atas pengakuan kalian semua, hohohoho...
Tapi Miyu menyangkal lagi, dan balas lagi begini:
Oh nooooo..... Saya banci poto? Gak ah, nggak! Saya kan selalu berusaha kabur kalo dipoto, saya jelas gak mau tampang sayah yang keren ini dilihat banyak orang, ntar bikin mereka frustasi!!

Aah~ Banci foto yang malu-malu kucing! Tongue

Rada narsis?! Juga nggak, semua ucapan saya itu adalah fakta, termasuk di dalamnya ucapan saya bahwa saya keren, melebihi papi dan oma-opanya malah :-", juga ucapan bahwa saya benar-benar keren, dan ucapan kalau saya lebih keren dari member saya, makanya saya yang jadi prefek, hohoho... *dihujani ratusan kuali*

Ahem. Ucapanmu sudah membuktikan bahwa dirimu amatlah narsis, bukan lagi rada narsis, dan..

Ya, itu membuktikan bahwa dirimu adalah cucu saya... Tongue

Oh, dan, please, akuilah, saya lebih manis, lebih imut, lebih keren, dan lebih galak dari situ.. Tongue

Btw, Happy Birthday, sweetie! Udah 17, udah dewasa. Wish you all the best. Kiss
Eheum. Bener kan, disangkal melulu... Udah ah, pasrah aja... disebut orang keren :D.
*melirik lagi sangkalan Miyu*
Nyaaaah~, saya dipanggil sweetie~
*pingsan*

Anyway, makasih lagi buat semuanya~
Dan sorry buat yang namanya lupa saya cantumin :D *mengungsi ke Tibet*

Labels:



+ Lily @ 3:35 pm 3 Comments

_________